Masker Fashion Buatan Desainer Surabaya Dijual di Amsterdam, AS, dan Australia – Sejak merebaknya virus corona (COVID-19) awal tahun 2020 lalu, masyarakat diberbagai belahan dunia diwajibkan untuk menggunakan masker. Hal ini harus dilakukan sebagai salah satu cara menekan penyebaran virus corona.

Masker Fashion Buatan Desainer Surabaya Dijual di Amsterdam, AS, dan Australia

masker-fashion-buatan-desainer-surabaya-dijual-di-amsterdam-as-dan-australia

Seiring dengan penyebaran virus yang tak mampu dikendalikan, kelangkaan masker pun terjadi diberbagai negara, tak kalau di Indonesia.
Menilik hal itu, Fashion Designer ternama di Surabaya Aan Soekardi, berinisiatif membuat usaha masker fashion dengan motif bordir bernama Ekuaart Mask.
Aan bercerita awal mula usaha masker tersebut terjadi karena sulitnya masyarakat untuk meraih masker. Selain itu, type masker yang polos dan kurang menarik saat digunakan membuatnya coba mendirikan usaha usaha.
“Dari kelangkaan masker yang terjadi, terbesit untuk membuka usaha masker. Lalu, aku melihat Mengenakan masker menjemukan sekali. Yang hanya polos begitu, warna ya hanya itu saja. Kenapa aku nggak buat masker fashion yang keren,” kata Aan didalam workshop ‘Doing Mask Business in Pandemic Era’ melalui aplikasi zoom, Minggu (20/12).
Aan menuturkan, usaha masker fashion tersebut bermula pada April 2020 lalu. Dimana ia dengan sang anak harus belajar pilih kain serta pola yang nyaman dan aman saat digunakan.

“Dari pengalaman yang aku dapatkan, jadi mencocokan kain dengan tali, mana kain yang bagus, sampai pilih bordirnya supaya produk yang aku buat ini tidak ringan dijiplak orang,” jelasnya.
Dalam proses pembuatan masker fashion tersebut, Wanita yang selesaikan pendidikan di Jerman ini menggunakan kain tiga lapis sesuai dengan wejangan pemerintah.
Sementara didalam proses pembuatan motifnya, Aan mengaku mengalami susah didalam mempertemukan gambar pada bagian kanan dan kiri masker.
“Dari pilih pola sampai proses bordir didalam pc membutuhkan saat sekitar 5-6 jam,” ungkapnya.
Aan mengaku, kalau masker fashion buatannya ini telah tembus ke pasar internasional. Seperti Amsterdam, Amerika Serikat, Australia, sampai Singapura.
“Banyak yang puas banyak yang request juga. Biasanya digunakan untuk baju-baju pesta. Intinya aku buka usaha ini untuk membantu teman-teman yang stuck dengan usahanya,” pungkasnya.